Palembang, AkselNews.com – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menegaskan komitmennya dalam mencapai target kepesertaan tahun 2026 di seluruh segmen pekerja (all segmen), baik Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU), maupun sektor jasa konstruksi (Jakon).
Berdasarkan data per 22 Februari 2026, total tenaga kerja aktif tercatat sebanyak 2.435.722 peserta atau 66,03% dari target tahun 2026 sebesar 3.840.341 peserta. Capaian ini menjadi indikator penting dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Pertumbuhan kepesertaan di seluruh segmen menjadi prioritas utama, khususnya pada sektor informal dan usaha mikro kecil yang masih memiliki potensi besar untuk dioptimalkan. Langkah ini sejalan dengan mandat negara dalam memastikan setiap pekerja mendapatkan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja, kematian, hingga jaminan hari tua.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, Muhyidin, menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan tahun akselerasi perluasan kepesertaan.
“Fokus kami tahun ini adalah memastikan seluruh segmen pekerja, tanpa terkecuali, terdaftar dan aktif dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Target 3,8 juta peserta bukan sekadar angka, melainkan wujud komitmen perlindungan menyeluruh bagi para pekerja di Sumbagsel,” ujar Muhyidin.
Ia menambahkan bahwa strategi yang dilakukan meliputi penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, asosiasi pengusaha, komunitas pekerja informal, serta optimalisasi peran agen penggerak jaminan sosial.
“Kami mendorong sinergi lintas sektor agar penetrasi kepesertaan semakin luas. Setiap pekerja yang terlindungi berarti satu keluarga memiliki rasa aman yang lebih kuat dalam menghadapi risiko sosial ekonomi,” tambahnya.
BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbagsel optimistis dengan strategi yang terukur dan kolaboratif, target kepesertaan all segmen tahun 2026 dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga perlindungan jaminan sosial semakin inklusif dan merata. (**)
