K MAKI Pertanyakan Penyaluran Dana CSR PT BA 2021 Buat Apa?

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Palembang, AkselNews.com – Biasanya setelah RUPS tahunan, PTBA  akan mengumunkan besaran CSR yang akan disalurkan berupa dana Program Kemitraan (PK) dan Bina Lingkungan (BL). Besaran dana ini sesuai dengan aturan adalah 2 persen PK dan 2 persen BL.

Dengan keuntungan yang sangat besar pada tahun 2021 dampak dari booming harga batubara dunia maka PTBA  akan menyalurkan ratusan milyar dana Community Social Responsibility (CSR), yang tentunya untuk kesejahteraan masyarakat di mulut tambang yang terdampak langsung eksploitasi pertambangan batubara PTBA.

Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Independent (K MAKI), mempertanyakan penggunaan dan alokasi dana keuntungan tahun 2021 PT Bukit Asam melalui Jubir dan Deputy K MAKI, Ir Feri Kurniawan. “Mungkin ada lebih dari Rp200 milyar dana CSR yang disalurkan PT Bukit Asam berdasarkan keuntungan tahun 2021 dampak Boming Harga Batubara dunia. Dimana masyarakat mulut tambang PT Bukit Asam harusnya mendapat alokasi minimal 60 persen dari dana CSR tersebut,” papar Feri Kurniawan.

“Namun sayangnya dana CSR dengan perubahan aturan dimasukkan dalam biaya produksi sehingga besaran dananya terkesan tidak lagi total 4 persen dari keuntungan bersih atau netto income”, jelas Feri Kurniawan.

Ia menyebut, transparansi dana CSR PT Bukit Asam harusnya di pantau pihak ketiga yakni lembaga adat atau Lembaga Swadaya Masyarakat.

“Di khawatirkan menjadi bancakan oknum pejabat tinggi Pemerintah daerah dengan pembelian kendaraan non dinas,” ucap Feri Kurniawan. (yud)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply