Palembang, AkselNews.com – Tingginya harga minyak goreng kemasan, tampaknya tak lantas membuat warga Palembang ramai-ramai berpindah ke minyak curah.
Nyatanya, meski harga minyak goreng berkisar Rp25.000-Rp30.000/liter, tapi tetap dibeli masyarakat dibandingkan minyak curah. Padahal jika melihat harga, minyak curah jauh lebih murah dan tentu akan sangat terjangkau.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang Raimon Lauri mengatakan, minyak curah sesuai dengan arahan kemendag nomor 11/2022 harganya 14.000/liter atau 15.500/kg.
“Konsumsi minyak curah sesuai perhitungan sekitar Rp10.000-Rp15.0000 liter perhari, tidak terlalu banyak,” katanya, Jumat (8/4/2022).
Sementara konsumsi minyak goreng kemasan perhari mencapai 60 ribu liter. Dengan harga keekonomian saat ini harga ditentukan sendiri oleh pasar tidak lagi berdasarkan Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Untuk kualitas mungkin beda menurut masyarakat, minyak curah ini biasanya digunakan oleh para pelaku usaha atau UMKM,” katanya.
Di Palembang sendiri ada produsen minyak goreng curah yang memproduksi hampir 1 juta liter perhari. Sebenarnya ini cukup jika untuk konsumsi masyarakat Palembang saja.
“Tapi ternyata tidak jadi pilihan masyarakat Palembang, mereka lebih pilih yang kemasan meskipun mahal,” katanya. (yud)

