Selasa, Juni 2

Dinakhodai Ujang Panggarbesi Besi, Direksi PT SP2J Berbenah

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Palembang, AkselNews.com – PT Sarana Pembangunan Palembang Djaya (SP2J),yang kini di bawah nakhoda Ujang Panggarbesi, mulai berbenah. Direksi mulai mengklasifikasi laba dan usaha yang berbentuk pelayanan publik sebagai bentuk kontribusi pembangunan Kota Palembang.

Meski tidak mudah, tapi dengan pengalamannya yang terbilang cukup lama di PT SP2J, tentu bukan hal sulit baginya untuk memperbaiki kinerja atau pencapaian dari PT SP2J.

Dikatakannya, kepemimpinannya saat ini di PT SP2J dipilih berdasarkan hasil seleksi bersaing dengan calon lainnya, hingga ia dipilih menduduki jabatan direksi ini.

Ia mengungkapkan, jika SP2J sendiri selain mengelola Trans Musi, ada juga mengelola jaringan gas kota yang melayani gas rumah tangga bagi masyarakat Palembang serta pengelolaan Rumah susun.

Baca Juga:   Pj Bupati Apriyadi Wanti-wanti Pungli Bantuan Pangan, Lapor ke Saya Kalau Ada!

“Untuk pelayanan jaringan gas kota Palembang, telah memberikan laba Rp18 Miliar pertahun,” ungkap Ujang, Jum’at (10/03/2023) di ruang kerjanya.

Pemerintah Palembang berupaya untuk memperluas jaringan gas kota untuk pengembangan jargas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Palembang.

“Jaringan gas kota yang sudah terpasang saat ini sekitar 26 ribu jaringan, pengembangan gas kota sendiri didukung kementerian ESDM dan BPH Migas,” terang Alumni Universitas UMP.

Baca Juga:   Perusahaan Perkebunan Ramai-ramai Ketemu Pj Bupati Banyuasin, Ada Apa?

Lalu sambung Alumni Pelayaran Jogja ini, untuk pelayanan publik Trans Musi masih berjalan baik dengan teman bus, ada juga pelayanan wisata serta sewa mobil trans musi.

“Masyarakat palembang tetap menikmati trnas musi yang dikelola anak perusahaan sp2j yang nama teman bus, serta kita juga memiliki layanan mobil wisata dan sewa bagi masyarakat,” jelas dia.

Ia mengaku, meski tidak mendapat subsidi lagi pengelolaan perusahaan tetap berjalan dan memang berdampak pada angkutan masal trans musi namun tidak dengan pengelolaan lainya.

Untuk mobil Trans Musi yang memang rusak berat direncanakan akan di lakukan lelang, tapi tidak serta merta langsung di lelang karena kendaraan tersebut milik kementerian.

Baca Juga:   Sejumlah Halte Trans Musi di Kota Palembang Tak Terpakai, Pikirkan Tempat Perberhentian Teman Bus dan Angkot Feeder

“Kalau punya SP2J ada 26 dan tetap berjalan,” ujarnya

Ia menambahkan, dalam upaya peningkatan tata kelola perusahaan PT SP2J sendiri telah meminta pendampingan ke BPKP Provinsi Sumsel.

“Pendampingan perlu seperti audit dan evaluasi kinerja dalam memberikan masukan dan koreksi terhadap pengelolaan perusahaan, sesuai dengan PP nomor 54 tahun 2017,” pungkasnya. (yud)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply