Selasa, Juni 2

Warning!, Pj Bupati Apriyadi Kumpulkan Pengusaha Perkebunan Sawit Musi Banyuasin

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Palembang, AkselNews.com – Keberadaan perusahaan perkebunan tak hanya memberikan dampak positif, tapi juga muncul sejumlah persoalan yang kemudian jadi catatan penting bagi Pj Bupati Musi Banyuasin Apriyadi.

Apriyadi pun langsung memberikan respon, dengan mengumpulkan pengusaha perkebunan terutama sektor kelapa sawit dengan menggelar Rapat Koordinasi Sektor Perkebunan di Hotel Santika Premiere Palembang.

Duduk bersama membahas keluhan atau persoalan warga, dan dicari jalan keluarnya, menjadi harapan dari pertemuan penting ini.

“Kita samakan persepsi, banyak persoalan yang harus diselesaikan dengan duduk bersama terutama yang berdampak pada kelangsungan hidup warga Muba,” tegas Pj Bupati Apriyadi Mahmud.

Lanjutnya, terutama persoalan jalur atau jalan distribusi yang dilalui perusahaan yang sering membawa muatan overload sehingga membuat ketahanan jalan Kabupaten sangat singkat, yang mana tercatat ada sepanjang 1.200.791 kilometer jalan Kabupaten yang dilalui kendaraan operasional muatan perusahaan.

Baca Juga:   Pj Bupati Apriyadi Sampaikan  RAPBD Perubahan TA 2022

“Ditambah lagi persoalan konflik pihak perusahaan dengan warga dan penyediaan lahan plasma. Nah, ini yang kerap terjadi. Mari kita minimalisir, dan saya minta pihak perusahaan kooperatif terkait dua persoalan ini,” tegasnya lagi.

Mantan Kepala Bappeda Muba ini menambahkan, kerusakan jalan Kabupaten yang terdampak dari operasional muatan kendaraan perusahaan harus pro aktif disikapi pihak perusahaan.

“Kalau rusak, ya harus segera diperbaiki. Pemkab Muba tidak lepas tangan, tetapi kami minta inisiatif dan pro aktif terkait masalah ini, kita harus sama-sama berbuat untuk masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga:   Gubernur Sumsel Herman Deru Bocorkan Hasil Musrenbangnas 2022

Kemudian, Kabupaten Muba diprediksi akan dihadapi pada musim kemarau kering yang sangat rentan membuat terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Ini yang harus diantisipasi, saya minta pihak perusahaan sawit khususnya pro aktif meminimalisir terjadinya karhutbunlah terutama di wilayah sekitar perusahaan,” ungkap dia.

Ia juga mengatakan, Pemkab Muba akan membentuk Satgas Penanganan Jalan Kabupaten yang dilalui Perusahaan.

“Karena persoalan jalan Kabupaten menjadi hal prioritas yang harus dituntaskan,” ucapnya.

Subkoordinator Hukum dan Humas Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Togu Rudianto Saragih SH MH mengatakan sektor perkebunan terutama kelapa sawit sangat menyumbang peningkatan perekonomian di Indonesia.

“Ini tentu juga harus diimbangi dengan kesejahteraan masyarakat setempat,” katanya.

Baca Juga:   Ketika Pj Bupati Muba Apriyadi Lihat Langsung Keseruan Lomba Tradisional HUT Kemerdekaan RI ke-78

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru yang diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumatera Selatan, Drs H Edward Chandra, MH merinci luas perkebunan kelapa sawit di Sumsel 2,9 juta hektar dan terluas berada di Kabupaten Muba.

“Apa yang disampaikan pak Bupati Apriyadi tadi harus menjadi prioritas perusahaan sawit di Muba, dan tentunya Pemerintah akan terus mendorong produktivitas kualitas perkebunan,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, agar pihak perusahaan untuk selalu memperhatikan persoalan lingkungan.

“Ini harus terus dipatuhi dan ditaati dengan baik,” pungkasnya. (**)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply