Banyuasin, AkselNews.com – Meski sempat ada setengah lahan terbakar di Sri Menanti dan Bunga Karang Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, tapi sejatinya titik api cepat berhasil dipadam dan 13 desa masih aman dari Karhutlah.
Secara keseluruhan, Camat Tanjung Lago, Zazili Mustopa, Rabu (11/10/2023), berani bicara jika kondisi daerah yang ia pimpin masih bisa terkendali.
“Alhamdulillah di Kecamatan Tanjung Lago kondisinya terkendali, dari 15 desa itu ada dua titik yang beberapa waktu lalu hampir setengah hektar terbakar yaitu di Sri Menanti dan Bunga Karang, untuk 13 desa lainnya ada titik api tapi langsung dipadamkan oleh masyarakat,” kata Zazili Mustopa.
Camat Tanjung Lago mengungkapkan, titik kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu, banyak terjadi di sepanjang jalan tanjung si api-api, tidak diketahui api berasal dari api rokok atau sengaja dibakar.
Namun masyarakat setempat yang melihat kejadian bersama manggala agni di Banyu Urip segera memadamkan titik kebakaran tersebut .
“Kalau di bagian dalam ada juga titik api, apakah itu saudara kita yang mencari ikan kemudian merokok atau menghidupkan api untuk memasak air itu ada tapi cepat dipadamkan oleh masyarakat. Kalau untuk perusahaan aman, belum terpantau spot api,” ujar dia.
Untuk kasus ISPA di Kecamatan Tanjung Lago, pemerintah kecamatan telah berkoordinasi dengan tim kesehatan setempat bahwa untuk wilayah Tanjung Lago memang ada beberapa warga yang harus mendapatkan perawatan intensif dari rumah sakit akibat ISPA yang timbul karena meningkatnya kabut asap beberapa waktu lalu. Namun, Zazili menuturkan hal tersebut masih dapat ditangani.
Oleh sebab itu, pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, UPT, Polsek, Koramil, Kepala Desa, Tim Cinta Damai Api dan Relawan Api untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam penanganan Karhutlahbun yang masih terjadi. (Arie id)

