Palembang, AkselNews.com – Ketersedian pupuk di Sumatera Selatan, menjadi topic utama pembicaraan antara Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni dengan Direktur utama PT. Pupuk Indonesia Tri wahyudi, terkait optimalisasi kerjasama antara PT. Pupuk Sriwijaya, Selasa (14/05/2024).
Pada pertemuan yang digelar di Griya agung, Selasa (14/05/2024), disampaikan Pj Gubernur Sumsel soal pertanian tersebar di 17 kabupaten/kota. Penyediaan pupuk menjadi sangat penting untuk dapat memenuhi kebutuhan pertanian dan perkebunan.
Apalagi kedepan, Sumsel akan lebih mengoptimalkan lahan yang ada. Terlebih juga Mentan sudah mengisyaratkan hal itu untuk dilakukan.
“Kita kedepan di Sumsel akan optimalisasi lahan, Mentan Menyampaikan kita ada penambahan lahan sawah baru sebanyak 300,000 Hektar cetak sawah baru, ini akan menjadi peluang sumsel menjadi lumbung pangan oleh karna itu perlunya kerjasama yang baik,” ungkapnya.
Sementara itu Tri Wahyudi menyampaikan ketersediaan pupuk harus diantisipasi terkait masalah Produksi dan bahan baku yang dibutuhkan Oleh PT Pusri, ia melanjutkan bahwa kondisi kedangkalan sungai musi serta kebutuhan gas menjadi kendala tersendiri dalam distribusi bahan baku sehingga menjadi kendala dalam produksi pupuk.
“Kita sekarang dapat penugasan peningkatan produksi pupuk subsidi yang tadinya 4,7juta ton sekarang menjadi 9,5 juta ton, sehingga kami minta support nya kepada Pemprov Sumsel agar kebutuhan ini dapat tercapai, karna ini menyangkut masalah distribusi bahan baku gas dan lain sebagainya,” paparnya
Ia melanjutkan bahwa sampai saat ini ketersediaan pupuk di indonesia masih sangat cukup sehingga kebutuhan petani dapat terpenuhi dengan baik.
Turut hadir Kepala Dinas Pertanian, tanaman pangan dan Holtikultura Sumsel Dr.Ir.H. R.Bambang Promono M,Si, Kepala Dinas Perkebunan Sumsel Agus Darwa dan Para jajaran direksi PT Sriwijaya. (nto)

