Rabu, Juni 3

Banyuasin Jadi Lumbung Padi Nasional, Komisi IV DPR RI Tinjau Program OPLA di Tanjung Lago

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Banyuasin, AkselNews.com – Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam sektor pertanian. Kabupaten ini kini menempati posisi ketiga sebagai penghasil padi terbesar di Indonesia berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024. Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi IV DPR RI ke Desa Sri Menanti, Kecamatan Tanjung Lago pada Rabu (9/4/2025) menjadi momentum penting dalam mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

“Ini capaian yang luar biasa. Dari posisi keempat kini kita berada di posisi ketiga nasional dalam produksi padi. Semua ini berkat kerja sama dan dukungan dari semua pihak,” ungkap Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH saat menyampaikan sambutan di hadapan rombongan Komisi IV DPR RI dan Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, SH., MH.

Baca Juga:   Bupati Banyuasin Hadiri Open House di Kediaman Wabup, Umumkan Rencana Bangun Bandara di Tengah Sawah

Kunjungan ini juga menyoroti pelaksanaan program Optimasi Lahan (OPLA) Rawa tahun 2024 yang dilaksanakan di 32 desa pada 13 kecamatan seluas total 11.700 hektare. Salah satunya di Desa Sri Menanti seluas 302 hektare yang kini berhasil meningkatkan indeks pertanaman dari satu kali menjadi dua kali tanam per tahun.

“OPLA ini sangat membantu petani. Tadinya hanya bisa tanam sekali, sekarang dua kali. Ini bukti program strategis nasional betul-betul menyentuh kebutuhan masyarakat,” kata Gubernur Sumsel, Herman Deru.

Baca Juga:   Nabila Askolani Putri Resmi Dilantik sebagai Ketua TP PKK Banyuasin

Bupati Askolani menambahkan bahwa meskipun produksi meningkat, petani masih menghadapi tantangan serius seperti serangan hama dan penyakit. Ia berharap pemerintah pusat melalui Komisi IV DPR RI dapat membantu petani Banyuasin dengan penyediaan insektisida, fungisida, dan rodentisida. “Kami butuh dukungan saprodi dan alsintan agar produksi bisa terus meningkat,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menyatakan komitmen pihaknya untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan. “Kabupaten Banyuasin menjadi perhatian besar kami. Jika sekarang bisa di posisi tiga, maka bukan mustahil Banyuasin bisa menjadi nomor satu nasional,” katanya.

Baca Juga:   HUT Banyuasin ke-22, BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel Serahkan Klaim Simbolis

Ia juga mengapresiasi kinerja Pemkab Banyuasin dan Pemprov Sumsel yang dinilainya telah bekerja selaras dengan program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045. (Arie id)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply