Palembang, AkselNews.com – Guna meminimalisir terjadinya banjir di beberapa titik di Kota Palembang, Pemkot membongkar bangunan di atas Daerah Aliran Sungai (DAS).
Tak tanggung-tanggung, pembongkaran bangunan di atas DAS dalam beberapa pekan terakhir telah sampai 235 bangunan. Pembongkaran ini berbagai macam, mulai dari rumah, ataupun tempat usaha.
“Sudah 235 bangunan di bongkar, ini masih banyak, mengingat kita terus lakukan pantauan dan pendekatan dengan masyarakat,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ahmad Bastari Yusak, Rabu (9/11/2022).
Dalam mencegah banjir di Kota Palembang, memperbanyak kolam retensi sudah pasti harus dilakukan. Tapi, cara ini tidak bisa terealisasi dalam waktu dekat.
“Dengan 46 kolam retensi, penanganan banjir belum maksimal, setidaknya perlu 70-an bahkan ratusan, tetapi ini perlu proses,” katanya.
Pasalnya, perlu banyak proses dan dana yang fantastis. Mulai dari pembebasan lahan hingga konstruksi fisik yang perlu sinergi dengan pemprov bahkan pusat.
“Maka yang kita lakukan dengan membongkar bangunan di atas DAS. Upaya ini juga perlu koordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI,” katanya.
Menurutnya, kesadaran akan penanganan banjir tidak hanya dari pemerintah tetapi kerjasama yang baik dari masyarakat itu sendiri.
“Seperti dengan tidak membuang sampah sembarang, dan tidak menutup aliran air dengan membangun bangunan di atasnya,” katanya. (yud)