Sabtu, Agustus 30

Berkat Pemikiran Anggota DPRD Muara Enim Meta Apriana, Kini Jembatan Pipa Desa Sebau Masuk ABT 2022

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Muara Enim, AkselNews.com – Warga Desa Sebau, patut berbahagia. Itu karena jembatan pipa yang melintasi Sungai Desa Sebau, sepanjang lebih kurang 500 meter yang selama ini sudah usang dan rapuh, akan dibangun melalui dana Anggaran Belanja Tambahan (ABT) Tahun 2022 sebesar Rp.1,5 milyar.

Yah, jembatan ini sangat penting bagi warga, karena kerap digunakan untuk membawa hasil tani getah karet dari Kebun. Berkat, Pokok Pikiran (Pokir) salah satu Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim wilayah Dapil III, Meta Apriana SE, dari Partai Berkarya kini jembatan itu akan segera mengalami peremajaan.

Baca Juga:   Dompet Dhuafa Sumsel Teken MoU Dengan STIKES Al-Su'aibah, Berikan Beasiswa Buat Yatim dan Dhuafa

Meta Apriyana SE,  saat dibincangi AkselNews.com, di kediamannya di Desa Payabakal, Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, pada Rabu (5/10/2022), menyampaikan, ada tiga bangunan yang terealisasikan dari Pokirnya, yaitu Jalan di Desa Payabakal, Kecamatan Gelumbang, ada dua titik melalui Dinas PUPR dan Dinas Perkim, dan Jembatan pipa Desa Sebau, Kecamatan Gelumbang, melalui Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim.

Masih kata Meta Apriyana, ia selalu memikirkan masyarakat karena ia dipilih untuk mewakili mereka terutama warga wilayah Dapil III.

Baca Juga:   Driver Ojol, Bantuan dari Pemkot Palembang Cair Oktober Masuk Rekening

“Kita siap menjalankan amanah, jadi apapun kebutuhan masyarakat untuk membangun desa siap kita perjuangkan,” ucapnya.

Meta Apriyana menjelaskan, pada waktu Rapat Badan Angaran (BANGGAR) DPRD Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu, telah disetujui usulan tentang pembangunan jembatan pipa Desa Sebau, pada ABT Tahun 2022, melalui Dinas PUPR Kabupaten Muaraenim, dengan Anggaran sebesar Rp1,5 milyar.

Ia berharap dengan dibangunnya jembatan pipa yang melintasi anak Sungai Batanghari Desa Sebau ini dapat bermanfaat, mengingat ini jalur bagi warga membawa hasil karetnya.

“Semoga bisa membantu melancarkan masyarakat dalam mencari nafkah, dan kepada Pemerintah Desa, serta masyarakat Desa Sebau, saat pembangunan jembatan pipa ini nanti di kawal dan dimonitor, jangan sampai ada oknum-oknum yang ingin memprovokasi atau menghambat pekerjaan pembangunannya. Bahkan juga bisa memecah belah masyarakat dengan Pemerintah Desa, dan juga mengambil keuntungan dari proyek pembangunan jembatan pipa Desa Sebau ini,” tutup Meta Apriyana. (Suprik)

Baca Juga:   Rumah Sakit Siti Khadijah Bakal Miliki Gedung Delapan Lantai, Gubernur Sumsel Ajak BUMN dan BUMD
Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply