Jumat, Agustus 29

Cara Dompet Dhuafa Sumsel Tingkatkan Skill Pemuda Enterpreneur

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Palembang, AkselNews.com – Setelah program rumah jamur membina satu kelompok terdiri 10 orang penerima manfaat, kini Dompet Dhuafa Sumsel membuka program UMKM Naik Kelas dan Program Kelas Pemuda Enterpreneur (KPE) dengan total penerima manfaat 19 orang.

Untuk meningkatkan soft skill para penerima manfaat dari semua program ekonomi, Dompet Dhuafa Sumsel menghadirkan seminar bisnis yang berlokasi di Asrama E Tahfidz Dompet Dhuafa Sumsel Jalan Bintan Kelurahan Lorok Pakjo IB 1 Palembang, sejak pekan lalu.

“Disamping kemampuan hard skill melalui pelatihan, Dompet Dhuafa Sumsel juga sangat konsen terhadap peningkatan kemampuan berkomunikasi dan kecerdasan sosial, serta kemampuan beradaptasi dengan baik di dalam kehidupan maupun di dunia kerja,” ungkap Desta Elpina, selaku pendamping program ekonomi Dompet Dhuafa Sumsel, Minggu (9/10).

Baca Juga:   Seleksi Dai Ambassador 2024 Rampung, Siap Berdakwah pada Ramadhan 1445 Hijriah

 

Seminar bisnis dilaksanakan setiap pekan sepanjang bulan Oktober, dengan menghadirkan pembicara yang selain berkompenten di bidangnya juga telah sukses membangun usahanya sendiri.

Seminar bisnis perdana dihadiri 19 peserta dengan menghadirkan pembicara pertama Ustadz Bambang Prasetyo owner Malik Wedding Organizer dengan tema ‘Obat Galau Pengusaha Muslim’, dan dilanjutkan dengan pembicara kedua yang akrab disapa Kang Anan seorang trainer pelatihan inovasi bisnis/branding dengan mengangkat tema ‘Pentingnya Inovasi Bisnis Rumahan’.

Ustadz Bambang memberikan motivasi kepada para peserta bahwa salah satu karakter umat Islam adalah makan dengan hasil usahanya sendiri.

Baca Juga:   Begini Skenario Kerja Bank Sampah Mobile di Prabumulih

“Wahai orang-orang yang beriman. Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar-red), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. (QS. An Nisa: 29),” ucapnya.

Pada sesi Kang Anan, peserta kembali dibangkitkan semangat untuk menjalankan bisnis dan berinovasi, percaya pada proses awal sampai dengan sukses dengan memiliki banyak karyawan.

“Kita semua adalah direktur atas semua usaha sendiri. Yang menerima orderan kita, yang beli bahan baku kita, yang bungkus kita, yang mengantar kita, tapi kita juga yang akan terima uangnya. Bergembiralah dengan hasil itu,” ungkap pengusaha bubur ayam joli Kang Anan.

Baca Juga:   Pj Bupati Muba Apriyadi Gagas Santri Mondok Sehari Ala Santri

Dalam kesempatan ini, juga dilakukan MoU dengan Penerima Manfaat Program KPE, yang dilakukan oleh Penta Agustina selaku manager program. Dimana nantinya para peserta berkewajiban menghadiri seluruh rangkaian pembinaan dan pelatihan, kemudian diakhir pelatihan akan dipilih peserta terbaik untuk diberikan bantuan berupa tunjangan modal usaha. (rel)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply