Sabtu, Agustus 30

Dilantik, Pengurus Kosgoro 1957 Banyuasin Kebut Literasi Politik Generasi Muda

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Banyuasin, AkselNews.com – Ketua Pengurus Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro1957Sumatera Selatan (Sumsel RA Anita Noeringhati, melantik Pengurus Kosgoro 1957 Kabupaten Banyuasin periode 2023-2028 di Gedung serba guna Kantor Camat Talang Kelapa, Sabtu (18/3/2023).

Dalam kesempetan itu, RA Anita Noeringhati juga melantik Noprian Hendri, sebagai  Ketua Barisan Muda Kosgoro 57 Kabupaten Banyuasin 2023-2028.

Dikatakan KPD Kosgoro 1957 Sumsel, RA Anita Noeringhati, Kosgoro merupakan organisasi yang melahirkan partai Golkar, sehingga tidak ada alasan lain untuk Kosgoro bersama Partai Golkar untuk memenangkan Partai Golar pada pemilu 2024.

Organisasi ini akan membuat berbagai program penguatan konsolidasi pada pemilih pemula, hingga ke ranting paling bawah.

Baca Juga:   Pj Bupati Muba Apriyadi Sampaikan Ini kepada Gubernur Sumsel Herman Deru dan Pj Gubernur pada Momen Memori Serah Jabatan

“Bisa melalui sesi dan olahraga, dalam semua Kabupaten/Kota berbeda-beda, yang pasti kami berada dimana-mana dan kami bisa merangkul siapa saja,” kata Anita.

“Saya yakin dan percaya PDK Kosgoro 1957 Banyuasin akan menjadi distributor terbanyak untuk Partai Golkar di Banyuasin,” sambung Dia.

Sementara, Ketua Pimpinan Daerah Kolektif Kosgoro 1957 Kabupaten Banyuasin Muhammad Kadafi, mengatakan akan fokus memberikan edukasi literasi politik kepada para pemuda setempat melalui kegiatan bermuatan seni dan olahraga.

Kadafi menilai, literasi politik penting untuk dipahami oleh para pemuda sebagai bekal untuk memahami situasi politik menjelang Pemilihan Umum 2024 mendatang.

Namun masalahnya, dirinya menilai tidak sedikit kalangan pemuda masih memandang tabu sesuatu hal yang berkaitan dengan politik, padahal penting bagi generasi muda yang notabene sebagai pemilih pemula.

Baca Juga:   Musala yang Menelan Dana Rp1 M di Plajat Tinggi Muba, Diresmikan Lucianty

“Oleh sebab itu kami memilih seni dan olahraga sebagai pendekatan untuk memberikan literasi politik kepada pemuda kaum milenial. Termasuk dilakukan pula pendekatan teknologi internet,” kata Kadafi, usai Musda IV Kosgoro Banyuasin.

Kadafi menjelaskan, berdasarkan hasil survei Pengurus Pusat Kosgoro diketahui perpaduan seni, olahraga dan teknologi masuk pada tingkatan dua terbesar, atau 90 persen paling banyak dilakukan pemuda milenial se-Indonesia setidaknya satu tahun terakhir.

“Dari survei itu diketahui karena kegiatan-kegiatan ini digemari, maka upaya memberikan literasi politik dapat lebih diterima oleh milenial ketimbang kegiatan lain yang berat-berat,” ujar Dia.

Dia menjelaskan, dalam pelaksanaan pemberian literasi politik tersebut, Pimpinan Daerah Kolektif Kosgoro 1957 bersama Barisan Muda Kosgoro 57 Banyuasin akan mengadopsi kegiatan Solidarity Sport Fest yang dilakukan Dewan Pimpinan Pusat. Solidarity Sport Fest merupakan sebuah kompetisi olahraga dan musik dengan mempertandingkan lima cabang olahraga termasuk e-sport dengan jumlah peserta sebanyak 3.000 kalangan milenial pada September 2022 di Jakarta.

Baca Juga:   Tiga Kader Ogan Ilir Ini Ikuti Rakorda Media dan Penggalangan Opini

“Selama berkegiatan SSF itu para peserta diberikan pemahaman politik itu menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran dan kegigihan dalam mencapai tujuan bersama. Jadi gambarannya seperti itulah yang akan kami terapkan di Banyuasin tahun ini,”  pungkas dia. (Arie id)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply