Palembang, AkselNews.com – Jambore Kader Kesehatan Provinsi Sumsel dalam Kegiatan Sosialisasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Tahun 2023 di Gedung Asrama Haji Palembang, resmi dibuka, Rabu (6/9) pagi.
Pada kesempatan ini, kader kesehatan di Sumsel akan kembali diasah kemampuannya dalam menangani kasus henti napas di tempatnya bekerja atau berada di lingkungan terdekatnya.
Penanganan yang tepat, tentunya akan sangat membantu dalam menyelamat nyawa seseorang yang tengah membutuhkan pertolongan karena kesulitan bernapas.
Dibuka oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Feby Deru, para kader kesehatan Sumsel diminta cermat melakukan antisipasi saat menemui kasus henti napas di lingkungan terdekat.
Sejak awal-awal menjabat tahun 2019 Pemprov Sumsel menurutnya sudah menganggarkan dana untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Yakni dengan membantu setiap Desa/Kelurahan untuk pengembangan Desa/Kelurahan, TP PKK, Karang Taruna dan Posyandu.
Dimana agar Posyandu di Sumatera Selatan ini semua mempunyai peralatan yang standar dan digital dan tidak.lagi menimbang Bayi/balita pakai Dacin, namun harus diganti dengan timbangan digital berupa antropometri kit yakni alat pemantau tumbuh kembang digital.
Ia menargetkan dari 6.693 Posyandu se-Sumatera Selatan target tahun ini semua sudah harus mempunyai Alat yang standar. Upaya ini tak lain untuk memicu agar kabupaten-kota, desa/kelurahan, kelompok dunia usaha, atau organisasi masyarakat dan seluruh masyarakat ini dapat bersama-sama perhatian dan mau berperan meningkatkan derajat kesehatan dengan terjun langsung ke Posyandu yang saat ini sudah menjadi salah satu Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan.
Dalam kesempatan itu Gubernur HD juga menjelaskan kepada para kader kesehatan tentang pentingnya mengubah mindset dari sekedar konsumen menjadi produsen. Sehingga masyarakat tidak lagi khawatir jika terjadi kenaikan harga bahan pangan karena sudah mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.
Pada Jambore kader ini, kader juga dibekali ilmu untuk membantu masyarakat dalam keadaan darurat dan henti napas sehingga dapat mencegah terjadinya kematian.
Kegiatan hari dihadiri oleh Para Undangan Perwakilan dari OPD Prov.Sumsel, Dinas Kabupaten/Kota perwakilan pemenang Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Prov.Sumsel, Desa/Kelurahan Ber-PHBS Tingkat Prov.Sumsel dan Penganugerahan penghargaan sumber daya manusia kesehatan teladan di fasilitas pelayanan kesehatan Tingkat Prov Sumsel tahun 2023; Perwakilan Perusahaan atau Dunia Usaha Peduli Kesehatan. Dan juga PMI Provinsi.
Mereka ini dilatih oleh para Instruktur tang berjumlah 100 orang Instruktur yang terdiri dari Dokter dan perawat yang telah punya sertifikat BTCLS yang berasal dari PSC 119 Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, HIPGABI Sumsel, PERDATIN Sumsel., Yayasan Jantung Indonesia Provinsi Sumsel, dan HIPERCCI Sumsel.
Hadir dalam kesempatan itu Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Feby Deru, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Fauziah Mawardi Yahya, Ketua Perdatin Sumsel dr. Zulkifli sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. (lul)