Minggu, Agustus 31

Pemkab Muaraenim Optimis Mampu Turunkan ‘Prevalensi Stunting’

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Muaraenim, Akselnews.com – Guna menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat lahir dan batin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim melakukan Percepatan Penurunan Stunting terintegrasi Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2021.

Pemkab Muaraenim sangat optimis mampu menurunkan angka Stunting di Bumi Serasan Sekundang.

Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Muaraenim H Nasrun Umar saat melaksanakan paparan mengenai Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Muaraenim, dalam rangka Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting terintegrasi Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2021 oleh tim penilai Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, di Hotel The Zury Palembang Kamis (17/06/2021).

Baca Juga:   HUT Muba ke-67, Terungkap Sederet Kemajuannya

Guna mencetak generasi yang sehat, baik lahir atau batin, stunting memang harus diturunkan sehingga perkembangan otak dan fisik anak sesuai dengan harapan.

“Dimana kesehatan ditinjau sejak awal kondisi reproduksi sebelum menikah,” ungkapnya.

Lanjut, HNU pada 2018 Muaraenim belum termasuk lok fokus nasional penanganan stunting, namun sejak 2019-2021, dimana 2020 di 42 desa dan ditahun 2021 terdapat 26 desa.

Baca Juga:   Gedung Sekretariat IKPM Sumsel Komisariat Serasan Sekundang Direncanakan Bakal Direvitalisasi

“Tujuan penurunan Stunting ini sebagai bentuk untuk mempercepat penanganan stunting yang menjadi fokus tujuan  yaitu remaja pranikah, ibu hamil, dan balita,” lanjutnya.

Kemudian HNU juga menargetkan penurunan prevalensi stunding di bawah 20 persen yang ditetapkan oleh WHO dan dibawah 14 persen sesuai target RPJMD tahun 2020-2024. (end)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply