Palembang, AkselNews.com – Kabar terbaru dari Pemilihan Kepala Daerah serentak pada 2024 (Pilkada 2024), beredar isu jika bakal dipercepat yang tadinya digelar November 2024 menjadi September 2024.
Meski sejatinya belum dapat dipastikan, Pemkab Muba tentunya harus mulai menyiapkan sejumlah skenario, karena bakal terkait dengan anggaran pelaksanaan pesta demokrasi Muba.
Pj Bupati Apriyadi Mahmud pun, langsung mulai menyiapkan skema penganggaran pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Bupati 2024.
“Pemerintah Daerah belum mendapatkan kesepakatan sharing anggaran, sementara alokasi anggaran dalam waktu dekat akan dibahas dan isu pergeseran pelaksanaan Pilkada 2024 tentu harus diantisipasi,” ungkap Pj Bupati Apriyadi Mahmud saat menghadiri Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Provinsi, Kabupaten / Kota Se-Sumatera Selatan Tahun 2023 di Wyndham Opi Hotel Palembang, Kamis (21/9/2023).
Sharing anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2024 harus dimasukan dalam RAPBD Tahun Anggaran 2024 yang dalam waktu dekat pembahasannya mulai dilakukan.
“Oleh sebab itu kami butuh kepastian untuk menyiapkan rencana anggaran sharing Pilkada 2024,” ujarnya.
Sementara itu, menanggapi hal tersebut Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan dirinya akan segera bersurat dengan Kementerian Dalam Negeri untuk meminta kepastian jadwal dan regulasi sharing anggaran Pilkada 2024.
“Masukan dari pak Bupati Apriyadi ini akan menjadi atensi khusus dan disampaikan ke Kemendagri, karena ini juga tentu akan menjadi hal dilematis di setiap daerah terutama di Sumsel,” pungkasnya. (Rizal)