Palembang, AkselNews.com – Pasca Pelantikan KPU dan Bawaslu RI, Barisan Pemantau Pemilu Republik Indonesia (BP2-RI) menyampaikan Presiden Joko Widodo yang telah melantik 7 komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI masa Jabatan 2022-2027. Pelantikan yang digelar di Istana Presiden Jakarta, bersamaan dengan pelantikan lima anggota Bawaslu RI, kemarin.
Hal itu disampaikan BP2-RI saat Konferensi Pers di Sekretariat BP2-RI Sumsel, Selasa (13/04/2022). Seperti diketahui, ketujuh anggota KPU yang dilantik tersebut ialah Betty Epsilon Idroos, Hasyim Asy’ari, Mochammad Afifuddin, Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Idham Holik, dan August Melliaz. Sedangkan Bawaslu adalah Lolly Suhenty, Puadi, Rahmat Bagja, Totok Hariono, Herwyn Jefler Hielsa Malanda.
Pelantikan tersebut sangat diapresiasi oleh beberapa pihak, di tengah berkembangnya isu penundaan Pemilu 2024, begitupun dari DPW BP2-RI Sumatera Selatan. Hal ini disampaikan langsung oleh Yasin Hidayat, S.Sos. selaku Ketua DPW BP2-RI Sumsel.
Selain itu, Yasin, sapaan akrabnya, menegaskan sangat berkeyakinan terhadap Presiden yang telah melantik KPU dan Bawaslu RI, karena menurutnya langkah ini menjadi titik terang akan penyelenggaraan Pemilu 2024 nanti.
Disampaikan langsung oleh KMS Sigit Muhaimin, S.H. selaku Ketua DPP Barisan Pemantau Pemilu Republik Indonesia (BP2-RI), dia juga meminta kepada Presiden Jokowi untuk berkomitmen pada apa yang beliau sampaikan 10 April 2022, dengan memanggil menteri yang terkait kemarin tentang pelaksaan Pemilu 14 Febuari 2024 nanti.
Disamping itu Sigit Muhaimin juga meminta agar Pihak KPU RI untuk segera mengeluarkan PKPU tentang tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024 nanti.
Sigit Muhaimin mengatakan bahwa Kami dari jajaran BP2-RI siap bersinergis dengan KPU RI, Bawaslu RI, kepolisian dan Stakeholder lainya gunda mewujudkan Pemilu 2024 yang jurdil.
Mantan Ketua Umum HMI Cabang Palembang tersebut, juga meminta kepada KPU dan Bawaslu RI agar senantiasa menjalankan amanat jabatan dengan sebaik-baiknya agar Pemilu 2024 nantinya berjalan dengan Jujur dan Adil supaya bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. (yud)

