Palembang, Akselnews.com – Rachmat Rivai atau lebih dikenal ‘Poci’, namanya tentu sudah tidak asing lagi bagi supporter Sriwijaya FC dan fans dari klub berjuluk Laskar Wong Kito ini.
Yah, striker asal Maluku yang pernah memperkuat Sriwijaya FC musim 2009/2010 dan 2011/2012. Poci menjadi bagian dari Laskar Wong Kito juara Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012.
Masa-masa itu, ternyata tak hanya menjadi sejarah dan kenangan indah bagi supporter Sriwijaya FC dan publik Sumsel, tapi juga bagi Poci sendiri. Tak heran jika ia selalu mengingatnya dan mengabadikannya di akun facebooknya, dimana foto ia bersama Keith Kayamba Gumbs.
“Yah, Keith Kayamba Gumbs teman baik dan juga rekan duet di lapangan,” ucap Poci saat dihubungi, Jumat (12/3/2021).
Hampir 10 tahun berlalu, kini Sriwijaya FC tak lagi bermain di Liga 1, tapi di kasta kedua.
“Yah, sejak Covid-19 saya tidak terlalu mengikuti lagi. Saya harapkan yang terbaik,” ujarnya.
Poci pun, kini sudah ada kesibukkan sendiri. Mantan pemain Persipura, Gresik United, PSPS Pekanbaru, Persebaya Surabaya, dan Persitara, itu tak bisa jauh diri dari lapangan dan bola kaki. Meski tak lagi menjadi pemain klub Liga 1 atau 2, ia masih turun ke lapangan sebagai pelatih.
Dia kembali ke kampung halamannya dan kini tercatat sebagai Pelatih Tim PON Maluku Utara. Ia bersama jajaran pelatih lainnya terus mengasah kemampuan anak asuhnya untuk turun di PON Papua pada 2021 ini. ‘Bermain kerja keras’, itulah pesan yang ia tanamkan pada anak asuhnya.
Setiap laga menjadi final bagi anak asuhnya. Terlebih, ia percaya jika tim-tim yang turun di PON Papua nanti semua punya kualitas dan menjadi lawan kuat.
“Semua tim yang lolos ke PON Papua pasti punya kekuatan, semua tim kuat. Tinggal kita kerja keras,” ucapnya.
Di PON Papua nanti, anak asuhnya telah diinstruksikan mengerahkan kemampuan terbaiknya dan terus kerja keras sepanjang pertandingan. Dalam setiap pertandingan anak asuhnya diminta all out demi meraih kemenangan, sehingga bisa mengharumkan Maluku Utara. (end)

