Palembang, AkselNews.com – Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, yang jugaa merupakan Ketua PMI Kota Palembang, menyampaikan jika stok darah di PMI Palembang ama, dengan kebutuhan 5.000 kantong perbulan.
Dalam memenuhi kebutuhan atau stok darah di PMI, pihaknya terus Selain itu, PMI juga akan membentuk pendamping atau petugas PMI dari lurah dan tokoh masyarakat di 107 kelurahan.
Petugas PMI di kelurahan ini nantinya akan bertugas untuk menyosialisasikan terkait program dan kegiatan dari PMI seperti apa manfaat dari donor darah, dan mengajak masyarakat untuk tidak takut mendonorkan darahnya.
“Nantinya satu kelurahan akan ada lima orang tim PMI,” katanya.
Fitrianti Agustinda juga menyampaikan, tahun telah ada sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB), yang artinya pengolahan darah di PMI dilakukan dengan sangat baik, aman dan steril.
Berdasarkan catatan BPOM RI, UTD PMI Palembang menjadi penerima sertifikat CPOB ketiga di Sumatera dan ke-17 di Indonesia dari total 400 unit UTD.
“Dengan adanya sertifikat CPOB maka masyarakat Palembang bisa mendapatkan kualitas darah yang lebih baik,” katanya. (ins)

