Jakarta, AkselNews.com – Penggawa Timnas Indonesia U-17 memang sudah menggelar latihan selama dua hari. Tapi sejatinya, 34 pemain yang dipanggil masih belum aman sepenuhnya.
Pelatih Bima Sakti masih terus mencoba seluruh pemain untuk dimainkan. Pemain yang ada saat ini pun masih dalam proses seleksi di pemusatan latihan (TC) di Jakarta hingga 28 Agustus mendatang.
Termasuk enam dari dispora, yaitu pemain keturunan atau pemain yang tinggal di luar negeri, ada 34 pemain telah dipanggil dan terus berada dalam pemantauan jajaran pelatih.
“Rencananya kita ada promosi degradasi karena ingin mencoba memberi kesempatan dari para pemain yang mengantri termasuk yang dari luar (diaspora) saat ini begitu banyak. Kita juga sudah melihat kondisi mereka-mereka yang telah diberi kesempatan,” kata Bima Sakti, dikutif dari laman resmi PSSI.
Pemain yang terbaik dan sesuai kebutuhan yang pastinya akan diterima dan memperkuat Timnas Indonesia U-17. Hal yang sama berlaku bagi Welberlieskott de Halim Jardim, Madrid Augusta, Mahesa Ekayanto, Staffan Qabiel Horrito, Aaron Liam Suitela, dan Aaron Nathan Ang.
“Kalau memang mereka bagus dibandingkan anak-anak yang sudah ada, ya akan saya ambil. Kalau enggak, lebih baik kita ambil anak-anak lokal yang telah berjuang di akademi dan SSB (Sekolah Sepak Bola). Kita sudah sampaikan bahwa kriteria utama pasti kualitas. Kemudian sesuai posisi, (misalnya) postur tubuh harus seperti bek. Kiper mutlak (tingginya) 180 cm ke atas,” kata Bima Sakti.
Untuk diketahui, saat ini, PSSI sedang melakukan seleksi terbuka di 12 kota dengan dibantu oleh klub dan Asprov tuan rumah setempat. Nantinya para pemain yang terpilih akan bergabung di seleksi tim U-17 Indonesia di Jakarta pada awal Agustus mendatang. (zal)

