Sabtu, Agustus 30

Bagong, Sapi Kurban Presiden Jokowi di Masjid Agung Palembang

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Palembang, Akselnews.comPada Hari Raya Idul Adha 1442 H/ 2021, Presiden RI Joko Widodo juga berkurban di Palembang, tepatnya di Masjid Agung. Bagong, itulah sapi kurban dari orang nomor satu di Indonesia ini.

Bagong sendiri, adalah panggilan kesayangan Waladhun Soleh, Owner Limbera Jaya Multi Farm Jalan R Abusamah Sukabangun 2, Palembang. Sapi yang telah ia rawat sejak usia dua tahun ini, kini mempunyai berat mencapai 1,2 ton.

Sapi kurban Joko Widodo itupun, kini sudah memasuki usia 4 tahun. Dengan kepala bercorak putih dan badan berwarna kemerahan, sapi ini pun memang terlihat sangat besar dan sehat. Saat ini, Bagong disimpan di kandang Dwikarya Farm Jalan Pangeran Ayin.

Baca Juga:   Ridwan Kamil: Kepemimpinan Terbaik Adalah Kepemimpinan dengan Keteladanan

Nantinya, sapi jenis Simental Pegon ini akan dibawa ke Masjid Agung pukul 16.00 WIB dan siap dikurbankan besok, Selasa (12/7/2021). Berat awal saat dipesan sapi ini 1,165 ton, sekarang beratnya sudah 1,2 ton.

“Bagong terus kita rawat. Kita beri asupan makan yang baik dan teratur juga menjaga agar sapi tidak stres karena itu bisa mempengaruhi berat badannya,” katanya.

Masih katanya, sapi Simental Pegon ini diberi asupan makanan berupa ampas tahu, kulit ubi, konsentrat dan makanan wajib yaitu rumput dengan jadwal yang teratur. Pemberian makan ini disesuaikan dengan total berat badannya, idealnya 10 persen dari bobot badannya.

Baca Juga:   Sekolah di Daerah PPKM Level 2, Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas 50 Persen

“Untuk pagi diberi ampas tahu dan konsentrat, siang diberi kulit ubi dan dedak, kemudian jam 2 siang diberi rumput sampai sore,” katanya.

Awalnya si Bagong ini merupakan hasil kawin suntik antara simental dan simental di Banyuasin. Sama dengan jenis sapi jumbo lainnya seperti Brahman, Limosin, Angus, memiliki keunggulan pertumbuhan yang lebih baik dengan management pakan yang lebih bagus.

Idul Adha yang ketiga ini menjadi bagian rezeki Waladhun karena kali ini sapi miliknya yang dipilih oleh pihak kepresidenan untuk di kurbankan di Palembang.

Baca Juga:   Bank Sumsel Babel Gelontorkan Dana CSR Bantu Pasokan Air Bersih Warga Desa dan Pesantren

“Sudah berapa kali mengajukan, tahun ini Alhamdulillah sapi saya yang lulus seleksi dan menjadi sapi kurbannya pak presiden,” katanya.

Awalnya, beberapa pemilik sapi jumbo mengajukan ke kepresidenan untuk bisa lulus seleksi seperti diantaranya tes tinja, darah, dan lainnya yang menyangkut kesehatan sapi.

“Alhamdulillah, tahun ini sapi saya terpilih dengan harga Rp95 juta,” katanya. (yud)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply