Rabu, Juni 3

Curhatan Presiden Sriwijaya FC Hendri Zainuddin, Sikapi Desakan Suporter Mundur

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Palembang, AkselNews.com – Presiden Sriwijaya FC Hendri Zainuddin angkat bicara terkait desakan supporter untuk mundur dari jabatannya, karena dianggap gagal membawa Sriwijaya FC ke Liga 1.

Hendri Zainuddin memulai responnya dengan mengucapkan terimakasih atas masukan dan kritik kepada para suporter, penggemar, dan masyarakat Sumatera Selatan pecinta Sriwijaya FC.

“Saya dengan ketulusan hati ingin sedikit berbagi cerita tentang Sriwijaya FC. Sekali lagi, saya hanya sampaikan sedikit saja. Saya terlibat dalam pengelolaan Sriwijaya FC, diambil alih dari pengelola sebelumnya saat kondisi prestasi terpuruk turun kasta ke Liga 2 dan juga meninggalkan permasalahan finansial. Alhamdulillah kita berusaha keras, tapi belum berhasil untuk kembali ke Liga 1. Apabila Sriwijaya FC terdegrasi ke Liga 3, maka kita semua setuju dicap gagal,” tulis HZ kepada awak media.

Faktanya, pihakya mengambil alih pengelolaan tim tahun 2018 dari Liga 2 yang terpuruk dengan total hutang Rp28 miliar, tunggakan gaji pemain waktu itu Rp3 miliar. Total beban waktu itu Rp31 miliar.

“Jadi jelas kita mengabil alih Sriwijaya FC dari keterpurukan degradasi dan persoalan keuangan,” tambahnya.

Baca Juga:   Baznas Palembang Bagikan Ratusan Sembako Buat Penggali Kubur dan Bilal Jenazah

Pada saat itu, untuk membebaskan finansial Sriwijaya FC agar bisa kembali tampil berkompetisi di Liga 2 2019 manajemen Sriwijaya FC HZ dan Asfan Fikri Sanap, membantu mencarikan pinjaman sebesar Rp3 miliar.

Kemudian dari sisi prestasi upaya manajemen dan tim Sriwijaya FC yang berusaha target untuk bisa kembali naik ke Liga 1 ia menyebut dinilai luar biasa maksimal.

“Luar biasa kita masuk semifinal. Kita kalah melawan Persita dan Persiraja. Artinya semangat untuk masuk Liga 1 itu luar biasa. Semua upaya dilakukan, tidak perlu saya beberkan uapayanya secara gamblang. Yang jelas saran dari suporter dan penggemar, sudah dilakukan semua. Menurut saya itu faktor takdir saja yang membuat kita belum lolos ke liga 1,” tambah HZ.

Di tahun 2020, Manajemen Sriwijaya FC sudah mempersiapkan tim bintang seperti striker naturalisasi Alberto Goncalves. Di laga perdana Sriwijaya FC berhasil mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 1-0. Tapi kompetisi di stop lantaran pandemi Covid-19. Artinya tidak ada itu yang namanya kegagalan baik itu dari sisi prestasi.

Kemudian lebih dari itu, masyarakat Sumatera Selatan, khususnya para pengemar dan suporter Sriwijaya FC, kondisi keuangan klub pada tahun 2020 dan 2021 sangat sulit.

Baca Juga:   Resmi Jadi Plt Bupati, Beni Hernedi Gelar Rapat Staf Pemkab Muba

Bayangkan saja kita defisit hingga Rp6 miliar pada tahun 2020. Penyebabnya jelas karena kompetisi dihentikan karena Covid-19. Sehingga para sponsor batal menggelontorkan dananya.

Selanjutnya pada musim kompetisi 2021 lalu, HZ bersyukur tim berjuluk Laskar Wong Kito ini cukup menonjol dari babak penyisihan terkesan merupakan tim yang tak terkalahkan dan finish di babak delapan besar.

Walaupun semua orang tahu ada banyak tim Sultan seperti Persis Solo, Dewa United, RANS, AHHA PS Pati. Akan tetapi Sriwijaya FC masih tetap berkiprah dan bersaing. Masyarakat dan penggemar silahkan menilai sendiri.

Menjelang musim kompetisi 2022 ini, saya mengikuti Kongres PSSI di Bandung barusan, menyimpulkan semua tim hampir 80 persen belum ada persiapan. Baru ngotak-ngatik. Karena semua tim trauma karena kompetisinya kapan dan bagaimana bentuknya belum tahu pasti. Semuanya masih kabur, nantinya berapa wilayah. Nah itu sebetulnya sangat menentukan.

“Kesiapan kita sekarang masih menunggu pengelola klub ini. Apakah akan bekerjasama dengan pihak luar (investor/akuisisi), ataukah nanti pengurus ini akan dirombak. Kita lihat dalam minggu ini,” ucapnya.

Baca Juga:   Ratusan Mesin Pertanian Diserahkan kepada Petani Banyuasin

Sekali lagi saya berterima kasih kepada para penggemar yang memberikan masukan dan kritik.  Kita kerja untuk Sriwijaya FC dengan keikhlasan dan kecintaan.

Terakhir mohon doanya, mudah-mudahan Sriwijaya FC dapat segera bangkit ke liga 1, sesuai dengan cita-cita kita bersama. Hasil akhir, Allah SWT yang menentukan.

Untuk diketahui, beberapa hari lalu muncul pernyataan sikap supporter Singa Mania,yang meminta Hendri Zainuddin mundur dari jabatannya Presiden Sriwijaya FC. Hal itu karena manajemen Laskar Wong Kito dianggap gagal angkat prestasi tim atau membawa Sriwijaya FC promosi ke Liga 1.

Dalam surat terbuka Singa Mania nomor 037/P/I/SK/V/2022, yang dilayangkan itu, menyangkut tiga poin, yakni pertama Hendri Zainuddin mundur dari jabatan, kedua meminta Gubernur Sumsel lebih peduli pada Sriwijaya FC dan ketiga manajemen segera membentuk kerangka tim untuk musim ini. (zal)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply