Kamis, Juni 4

Menarik, Hasil Survei LSI Sebut Pendukung Partai Gerindra Dominan Dukung HD

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Palembang, AkselNews.com – Temuan menarik dari hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menunjukkan bahwa sebanyak 56 persen pendukung atau pemilik Partai Gerindra mendukung calon gubernur Herman Deru (HD), dan hanya 16 persen mendukung Mawardi Yahya (MY). Kondisi ini agak paradok, mengingat MY adalah kader Gerindra.

Survei LSI yang dilaksanakan 10 sampai 20 Mei 2024 dengan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 97 persen ini, juga menunjukkan bahwa sebagian besar pendukung partai besar, seperti PDI Perjuangan, Golkar, Nasdem, PKB, PKS dan PAN mayoritas mendukung Herman Deru.

“Dari temuan survei yang dilakukan LSI, mayoritas pendukung partai politik mendukung HD,” ujar Direktur Eksekutif LSI, DJayadi Hanan.

Baca Juga:   Pilkada Sumsel 2024: Herman Deru Kembalikan Formulir Pendaftaran ke PAN, Sebut Calon Pendamping Memiliki Elektabilitas dan Didukung Partai

Menurutnya, selain elektabilitas yang masih dominan sekitar 60 persen, dukungan terhadap HD juga mayoritas di 17 kabupaten dan kota se-Sumsel, sementara MY hanya unggul di Kabupaten Ogan Ilir dan Heri Amalindo hanya unggul di Kabupaten Pali.

“Temuan ini dapat dipahami karena HD bisa dianggap Gubernur petahana yang sudah berkuasa selama lima tahun,” ujarnya lagi.

Djayadi melanjutkan, survei melibatkan jumlah responden sebanyak 1.200 orang di 17 kabupaten/kota di Sumsel. Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error lebih-kurang 2,9 persen.

Baca Juga:   Dewan Pers Gelar Workshop Peliputan Pilkada Sumsel 2024

“Elektabilitas Herman Deru tertinggi dalam simulasi semi terbuka atau banyak nama. Dia mengungguli tokoh lainnya yang muncul dalam survei. Siapapun lawannya, Herman Deru masih unggul diatas 50 persen,” tegasnya.

Dijelaskan, faktor yang membuat tingginya elektabilitas Herman Deru seperti popularitas yang tinggi dan kepuasan masyarakat saat dirinya menjabat Gubernur Sumsel periode 2013-2018.

Djayadi menuturkan, satu-satunya yang bisa mengganggu tingkat keterpilihan Herman Deru yakni tidak mengikuti konstelasi Pilgub Sumsel, dengan kata lain jika nama Herman Deru tidak masuk Pilgub Sumsel, calon lainnya akan bersaing ketat.

Baca Juga:   Ketua KPU Banyuasin Sebut SMSI Mitra Kerja Informasi Publik

“Selisih antar calon hanya sekitar 1-2 persen saja jika Herman Deru tidak ikut Pilgub Sumsel,” ungkapnya.

Menurutnya, hasil survei tersebut bisa saja berubah. Namun, dengan waktu yang sudah dekat serta jarak hasil survei yang dominan sulit untuk dikejar oleh calon lainnya.

“Bisa saja berubah tapi jarak yang dominan tidak mudah karena tinggal lima bulan lagi, lain kalau masih tersisa dua tahun ada perubahan drastis,” tutupnya. (**)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply