Banyuasin, AkselNews.com – Dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Pangkalan Balai dan sekitarnya, Pemerintah Kabupaten Banyuasin mengambil langkah proaktif dengan mengajak kerjasama sejumlah perusahaan yang berlokasi di sekitar Sungai Boom Berlian hingga Sungai Ibul menuju Sungai Banyuasin.
Inisiatif ini bertujuan untuk melaksanakan normalisasi sungai dengan membuka alur yang tersumbat oleh semak belukar.
Penjabat Bupati Banyuasin, H. Hani S Rustam, SH, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan-perusahaan tersebut dalam diskusi bersama para investor perkebunan di Kabupaten Banyuasin.
“Untuk meminimalisir bencana alam seperti banjir, diperlukan kolaborasi, dukungan, dan sinergi dari semua pihak,” ujar Hani.
Dalam diskusi yang berlangsung santai pada tanggal 4 Februari 2024, Hani menekankan bahwa aliran sungai sepanjang 22 KM dari Bom Berlian sampai Sungai Ibul menuju Sungai Banyuasin telah mengalami pendangkalan.
“Berdasarkan foto udara yang diambil menggunakan drone, terlihat jelas pendangkalan di Sungai dari Bom Berlian sampai Desa Sri Bandung dan Desa Sedang,” jelasnya.
Hani berharap bahwa dengan peran serta dan partisipasi aktif dari perusahaan-perusahaan dalam pembersihan parit atau aliran sungai, akan dapat meminimalisir bencana alam seperti tanah longsor dan banjir.
“Semoga upaya yang kita lakukan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam penanggulangan bencana alam,” tambahnya.
Menanggapi inisiatif ini, Siregar, perwakilan dari PT. MAR, menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi. “Hasil dari diskusi ini akan kami sampaikan kepada manajemen kami. Saat ini kami juga sedang melakukan kegiatan pengerukan lumpur tanah di beberapa titik,” tutup Siregar. (Arie id)

