Palembang, Akselnews.com – KS Tiga Naga dipaksa menyerah 0-2 dari lawannya Sriwijaya FC, dalam partai lanjutan grup A Liga 2 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Kamis (21/10/2021) sore.
Hasil ini membuat Sriwijaya FC semakin kokoh dengan 12 poin dan KS Tiga Naga gagal naik dari peringkat kelima dengan 2 poin.
Diakui Pelatih Kepala KS Tiga Naga, Feryandes Rozialt, dibabak pertama sebenarnya anak asuhnya mampu mengimbangi permainan Sriwijaya FC. Tapi di babak kedua, ada kesalahan yang harus dibayar mahal. Pemain terlalu asyik bermain bola di bawah atau wilayah sendiri, blunder terjadi dan pemain Sriwijaya FC dengan sangat cepat menghukum anak asuhnya.
Sedikit kesalahan benar-benar mampu dimanfaatkan Laskar Wong Kito, sehingga KS Tiga Naga harus menelan kekalahan.
“Hasil ini tentunya tidak bagus bagi kami,” ucapnya.
Sang juru taktik juga menyoroti penjaga gawang KS Tiga Naga Jefri Wibowo, yang dianggapnya terlalu tampak percaya diri. Terlalu pede juga tidak bagus, karena bisa membuat kesalahan dan lengah.
Kendati begitu, secara keseluruhan sebenarnya pemain sudah menjalankan instruksi pelatih dengan sangat baik. Di awal babak pertama, semua berjalan sesuai dengan rencana. Tapi, karena sedikit kesalahan di babak kedua sehingga KS Tiga Naga harus membayarnya dengan mahal.
Saat tim masih tertinggal satu angka, sebenarnya KS Tiga Naga belum habis. Masih ada peluang untuk mengejar dan mencetak gol penyeimbang.
Tapi, gol kedua Sriwijaya FC yang dicetak Imam Bagus, membuat pukulan telak bagi tim. Otomatis gol itu membuat pemain menjadi down, dan peluang mengejar pun semakin sulit.
“Ini menjadi pelajaran bagi kami, kedepannya harus lebih baik lagi,” jelasnya. (end)

