Kamis, Juni 18

Masjid Diterjang Banjir Bandang di Sidorahayu Masih Berdiri Kokoh

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Muaradua, AkselNews.com – Bencana banjir bandang kembali terjadi di Kabupaten OKU Selatan. Tepatnya di Desa Sidorahayu, Kecamatan Buay Pemaca. Kamis (9/3/2023) sekira pukul 07.10 WIB.

Pada bencana banjir bandang kali ini, viral tersebar baik foto maupun video kejadian musibah banjir tersebut nampak sebuah Masjid (Rumah Allah) yang tetap tegak berdiri kokoh meski terkena terjangan derasnya air sungai yang meluap yang berasal dari berbagai penjuru.

Warga percaya, Allah SWT kembali menunjukkan kuasa dan kebesarannya kepada hambanya, bahwa apa yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin jika Allah sudah berkehendak.

Baca Juga:   Terima Call Center 112 dari Ulak Embacang Musi Banyuasin, Jalan Langsung Diperbaiki

Diketahui dari berbagai laporan Pemerintah setempat bahwa banjir bandang tersebut terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan terus menerus selama beberapa hari sebelumnya.

Hal tersebut senada seperti yang disampaikan oleh Syafarudin selaku Kepala Desa Sidorahayu, Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan.

“Kalau kejadian banjir tersebut terjadi sekira pukul 07.10 WIB pagi tadi, penyebabnya memang beberapa hari terakhir intensitas hujan tinggi dan terus menerus, sehingga menyebabkan aliran air sungai way tehmi di sidorahayu meluap dan menerjang benerapa kediamanilik penduduk,” ucapnya.

Baca Juga:   Angka Stunting di Banyuasin Meningkat, Dua Dinas Bereaksi

“Akibat musibah yang terjadi satu jembatan gantung mengalami rusak berat,  tiga unit rumah warga dan satu fasilitas MCK di dusun tujuh Desa Sidorahayu hanyut terbawa derasnya arus banjir bandang, serta satu unit Masjid mengalami kerusakan, namun alhamdulillah walau masjid mengalami kerusakan, namun masjid tersebut masih berdiri tegak, mungkin inilah kuasa Allah menunjukkan kepada hambanya,” pungkas kades.

Baca Juga:   Ratusan Anak Ogan Ilir Menangis Haru pada Aksi Mobile Qur'an Digelar PPPA Daarul Qur'an Palembang

Lanjut sambung mang Udin, sapaan akrab Kepala Desa Sidorahayu mengatakan, kondisi air Sungai Way Tahmi m sore ini sudah menyurut dan warga sudah mulai membersihkan lumpur dan sampah yang di akibatkan oleh banjir dan untuk kerugian atas musibah ini di taksir mencapai ratusan juta rupiah. (Alpian Patria Jaya)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply