Palembang, AkselNews.com – Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK RI), Muhadjir Effendy, blusukan ke Mall Pelayanan Publik (MPP), Kamis (20/10/2022).
Muhadjir Effendy, ingin melihat langsung pelayanan administrasi kependudukan, Samsat, Imigrasi, Balai Nikah, dan ratusan jenis layanan lainnya. Secara keseluruhan, Muhadjir Effendy memuji pencapaian di Kota Palembang.
Tapi, bukan berarti tanpa koreksi. Ia berharap layanan Online Single Submission (OSS) di MPP bisa ditingkatkan atau lebih baik lagi.
“Sehingga proses perizinan dan investasi di kota ini terhambat karena jaringan internet yang tak maksimal,” katanya.
Menurut Muhadjir, internet menjadi hal penting dalam proses perizinan dan investasi, maka dia meminta Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia untuk mengatasi persoalan internet Lemot di jaringan OSS.
“Ya Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, untuk mengevaluasi, karena kalau internet Lemot bisa menghambat dan memperlambat proses,” katanya.
Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang, Gunawan menanggapi soal internet OSS yang kurang maksimal.
“Memang kenyataan begitu, karena menunggu internet loading kita saja bisa stop karena terganggu,” katanya.
Menurutnya karena layanan OSS ini nasional dan induknya jaringan OSS ini di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), jika kapasitasnya tidak memungkinkan maka se-Indonesia bisa terganggu.
“Makin hari makin bertambah layanan OSS, sementara jaringan dipakai semua,” katanya.
Termasuk di Kota Palembang, OSS banyak digunakan untuk perizinan. Meski tidak hafal angkanya, namun dipastikan banyak.
“Kunjungan seluruhnya ke MPP 350 perhari, untuk OSS banyak juga karena proses perizinan semua saat ini pakai OSS,” katanya. (yud)

