Palembang, Akselnews.com – Sungai Musi yang menjadi kebangaan masyarakat Sumsel saat ini tengah mengalami pendangkalan. DPRD Sumsel pun telah mengusulkan agar dilakukan pengerukan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Saat ini, masih dalam situasi menunggu, karena Kemenhub akan melakukan pengkajian terlebih dahulu sebelum memutuskan melakukan pengerukan atau tidak.
“Kita sudah kunjungi Kemenhub beberapa waktu lalu. Kemenhub pun mengungkapkan bahwa sedang melakukan kajiannya. Kita minta hasil kajiannya dan kesimpulan mereka. Kita ketemu lagi tapi sampai sekarang belum ada,” kata anggota DPRD Sumsel, Syamsul Bahri saat ditemui di Gedung DPRD Sumsel, Selasa (16/3/2021).
Dalam komunikasi terakhir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, merespon positif terkait usulan dari DPRD Sumsel. Sungai Musi punya peran yang sangat penting, apalagi jalur kapal Pertamina, Pusri maupun batubara, melewati Sungai Musi.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Komisi IV DPRD Sumsel melakukan kunjungan kerja ke Kementrian Perhubungan dan PT Waskita Karya di Jakarta mencari solusi tentang pendangkalan alur Sungai Musi dan tanggungjawbab perbaikan jalan sepanjang lintasan Light Rail Transit (LRT).
Di Kementrian Perhubungan RI, Komisi IV DPRD Sumsel bersama Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati diterima dengan protokol kesehatan (Protokes) dan sudah menyampaikan permasalahan pendangkalan alur Sungai Musi.
“Ada dua opsi, opsi pertama dibiayai APBN, opsi kedua yaitu Konsorsium pemerintah dengan swasta. Kita berharap secepatnya ada wujud kongkrit, jangan sampai opsi yang menyalahi aturan saja,” kata Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumsel MF Ridho. (udi)

