Sabtu, April 18

Tidak Mirip, Pj Bupati Banyuasin Hani Syopiar Rustam Hentikan Pembangunan Patung Soekarno Sementara

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Banyuasin, AkselNews.com – Pembangunan patung atau tugu Soekarno di kawasan Bung Karno Sport Center di Jalan Lingkar Pemkab Banyuasin, dihentikan.

Penghentian pembangunan patung Soekarno, karena masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat dan dinilai tidak ada kemiripan dengan Presiden RI pertama.

Dari wajah atau pipi terlihat lebih tembem dan perawakan dari sang proklamator patung yang tengah dibuat tersebut ukuran patung juga tidak proporsional, bagian badan patung terlihat lebih padat.

Pj. Bupati Banyuasin, Hani Syopiar Rustam.

Hebohnya pemberitaan soal ini pun akhirnya berbuntut panjang, karena Pj Bupati Banyuasin, Hani Syopiar Rustam, SH mengintruksikan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST, MM, MBA, IPU dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin, H. Ardi Arfani, ST, MM untuk memberhentikan pembangunan patung Soekarno dan tidak membayar pekerjaan Patung Bung Karno.

Baca Juga:   Desa Ulak Teberau Musi Banyuasin Diakui Nasional Sebagai Desa Bebas Stunting

Arahan pak Bupati memerintahkan langsung Sekda dan Kadis PUTR untuk tidak membayar pekerjaan Patung Bung Karno yang sejatinya pengerjaannya sudah 60 persen itu karena tidak mirip dan tidak proporsional.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin, H. Ardi Arfani, ST, MM meminta rekanan untuk  memperbaiki patung Bung Karno yang menjadi polemik di masyarakat itu.

“Untuk saat ini pembangunan dihentikan sementara. Kami panggil para pekerja untuk memperbaiki yang menjadi keluhan tersebut,” ujar Ardi.

Baca Juga:   Bedah Rumah Warga SU II Palembang Rampung, Wawako Palembang: Jangan Ragu Berzakat

Menurut Ardi, jika kontraktor tidak mampu memperbaiki pihaknya akan mencari rekanan baru untuk membangun patung tersebut.

“Kita akan mencari rekanan baru jika rekanan lama tidak menyanggupi pembangunan patung untuk lebih proporsional,” tegasnya.

Ardi juga meluruskan tentang biaya pembangunan Patung Bung Karno yang beredar. Pembangunan patung menelan biaya yang sebenarnya sebesar Rp500 juta. Tidak benar bahwa pemberitaan selama ini yang beredar pembangunan menelan biaya sebesar Rp16 miliar.

“Jadi pemberitaan yang beredar itu tidak benar, biaya pembuatan patung sebesar Rp500 juta,” tutupnya.

Sementara itu ditemui di tempat berbeda, Wakil Ketua DPRD Banyuasin, Sukardi mengaku telah meminta kontraktor pembangunan itu untuk memperbaiki bentuk patung tersebut

Baca Juga:   Gubernur Sumsel Minta Jaringan Santri Indonesia Kota Palembang Sebar Dainya ke Rumah Tahfidz

“Kalau mau dibongkar pasti tidak mungkin, tapi kalau patung Bung Karno gemuk dan tidak sesuai, bisa diperbaiki. Kurangi saja semennya dan dibuat semirip mungkin,” kata Sukardi.

Politisi dari PDIP itu mengatakan, pihaknya berharap para pekerja pembangunan itu bisa membuat patung Soekarno yang semirip mungkin dengan sosok aslinya.

“Tidak perlu dilakukan pembongkaran total, akan tetapi dilakukan perbaikan bagian mana yang memang semestinya. Takutnya keluarga Bung Karno marah. Kami harap bisa diperbaiki dan tidak perlu dibongkar,” pungkasnya. (Arie id)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply