Rabu, Juni 3

Warga Desa Tanjung Menang Musi Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Pesan Wakil Bupati Banyuasin

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Banyuasin, AkselNews.com – Warga Desa Tanjung Menang Musi, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Nurul Huda, Sabtu (15/10/2022) siang.

Hadir pada Maulid Nabi Muhammad SAW, Wakil Bupati Banyuasin H. Slamet Somosentono S.H, Perwakilan Kesra Banyuasin Alhadi, SIP, Dinas Kominfo Banyuasin Andi Wijaya.

Dari perwakilan pemerintahan desa hadir Plh Kades Supardi,A.Md dan Bendahara Desa Tanjung Menang Musi Ata Amrullah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Banyuasin Slamet Somosentono, meminta warga supaya tetap kompak dan jaga kerukunan dalam bermasyarakat.

Baca Juga:   Kabut Asap, Dompet Dhuafa Sumsel dan Dompet Dhuafa Volunteer Sumsel, Berkolaborasi Dewan Kesenian Palembang Turun Bagikan 1.000 Masker

Orang nomor dua di Kabupaten Banyuasin ini pun, menyampaikan kepada warga yang hadir, jika Pemkab Banyuasin akan membantu mencarikan solusi lahan Pemakaman Desa Tanjung Menang Musi.

Dalam kesempatan ini juga, Slamet Somosentono, memberikan bantuan kitab suci Al’qur’an kepada Masjid Nurul Huda Desa Tanjung Menang Musi, dan bantuan pada wanita jompo dan Anak yatim.

Untuk kembali mengingatkan,  perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW di Arab, menurut catatan Ahmad Tsauri dalam Sejarah Maulid Nabi (2015), dilakukan oleh masyarakat Muslim sejak tahun kedua hijriah.

Baca Juga:   Pemkab Banyuasin Raih Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022

Kala itu seorang bernama Khaizuran (170 H/786 M) yang merupakan ibu dari Amirul Mukminin Musa Al-Hadi dan Al-Rasyid, datang ke Madinah dan memerintahkan penduduk mengadakan perayaan kelahiran Nabi Muhammad di Masjid Nabawi.

Dari Madinah, Khaizuran juga menyambangi Makkah dan melakukan perintah yang sama kepada penduduk Makkah untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad.

Jika di Madinah, bertempat di Masjid, Khaizuran, memerintahkan kepada penduduk Makkah untuk merayakan Maulid di rumah-rumah mereka.

Baca Juga:   Puluhan Anak Ikuti Khitanan Massal yang Digelar Kejari Banyuasin

Khaizuran merupakan sosok berpengaruh selama masa pemerintahan tiga khalifah Dinasti Abbasiyah, yaitu pada masa Khalifah al-Mahdi bin Mansur al-Abbas (suami), Khalifah Al-Hadi dan Khalifah Al-Rasyid (putra). Karena pengaruh besarnya tersebut, Khaizuran mampu menggerakkan masyarakat muslim di Arab.

Hal ini dilakukan agar teladan, ajaran, dan kepemimpinan mulia Nabi Muhammad bisa terus menginspirasi warga Arab dan umat Islam pada umumnya. (Arie idw)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply