Senin, Februari 26

Wawako Palembang Fitri Geram, Masih Ada Warga ‘Bandel’ Buang Sampah ke Sungai

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Palembang, Akselnews.com – Disaat pemerintah Kota Palembang gencar mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan, nyatanya masih ada saja warga yang tak peduli dan membuang sampah di sungai.

Hal itu membuat Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda menjadi geram. Apalagi, orang nomor dua di Palembang ini melihat langsung masih banyak sampah rumah tangga mencemari pada aliran Sungai Tatang.

Padahal, Pemkot Palembang telah beberapa kali saat melaksanakan gotong-royong. Mirisnya, dalam gotong-royong itu, hanya sedikit dari warga yang ikut berpertisipasi terjun langsung.

Baca Juga:   Catat, Formasi dan Pelaksanaan Seleksi CASN dan PPPK di Muba

Hal itu disampaikan Wakil Walikota Palembang saat meninjau langsung gotong royong di Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat 2, tepatnya di Sungai Tatang, Minggu (28/2/2021).

“Pemerintah Kota Palembang sudah cukup sering melaksanakan kegiatan gotong royong di Sungai Tatang baik bersama Walikota, maupun saya. Namun masyarakatnya masih dalam arti kurang peduli untuk menjaga lingkungan, kebersihan. Masih menjadi terbiasa membuang sampah di sungai,” ungkap Fitri.

“Tadinya kita berharap bahwa kegiatan gotong royong ini paling tidak 50 persen oleh warga, 50 persen dihadiri dari Pemerintah Kota Palembang terutama kawan-kawan yang biasa membersihkan lingkungan,” lanjutnya.

Baca Juga:   Dua Dusun di Bayung Lencir Musi Banyuasin Terendam Banjir, Pemkab Muba Evakuasi Warga

Masih dikatakan Fitri, Pemerintah juga bertindak memberi sanksi apabila warga yang masih bandel membuang sampah ke sungai.

“Nanti kita akan coba juga menegakkan aturan yang ada bahwa yang membuang sampah sembarangan akan mendapatkan sanksi denda, yang kedua juga kita akan evaluasi pelayanan RT dan RW bagi warga yang tidak mau memberikan sumbangsi dalam melaksanakan kegiatan gotong royong,” tegasnya.

Baca Juga:   Ribuan Massa Geruduk Kantor Bupati Banyuasin, Dukung Pj Bupati Banyuasin

Guna tidak terjadinya banjir kawasan tersebut, ibu dari 2 anak ini mengajak Camat, Lurah, RT setempat untuk tetap mensosialisasikan warga.

“Kami berharap juga kepada pak camat, pak lurah, maupun RT setempat untuk mengajaklah, sosialisasikan agar tidak henti-hentinya supaya warga masyarakat ikut peduli terhadap kerja lingkungan. Karena kawasan yang biasa banjir, itu memang karena hampir rata-rata warga masyarakat tidak peduli lingkungan,” tungkasnya. (udi)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply