Palembang, AkselNews.com – Sriwijaya FC akan tergabung dalam grup X bersama Persis Solo, runner up grup B antara Persekat atau RANS Cilegon dan runner up grup D.
Untuk grup D paling ketat, posisi puncak dan runner up ditentukan laga terakhir, antara Kalteng Putra, Mitra Kukar, Parsewer, Sulut United, Persiba Balikpapan dan bahkan PSBS Biak pun sebenarnya tetap ada kesempatan.
Jelang babak 8 besar ini, Pelatih Kepala Sriwijaya FC Nilmaizar menyebut, jika mental pemain harus benar-benar siap. Tim yang lolos ke fase 8 besar pastinya tim yang kuat, bagi secara mental ataupun permainan.
“Fisik pemain juga harus prima, karena persaingan akan lebih ketat,” ucapnya.
Ketatnya persaingan, tim sadar betul jika Sriwijaya FC butuh pemain pelapis sepadan. Oleh sebab itulah, semua pemain harus menyiapkan diri. Pemain harus latihan keras untuk mempersiapkan diri di babak 8 besar Liga 2.
Saat melawan PSMS Medan, Sriwijaya FC memberikan kesempatan pada pemain yang jarang turun. Itu juga jadi bagian dari persiapan babak 8 besar.
Pemain yang masuk dalam starting elevent melawan PSMS Medan pun, dinilai Nil telah bermain maksimal.
“Kebobolan menit akhir, itu masih terbilang wajar. Tinggal nanti, tugas pelatih melihat siapa pemain paling siap, baik secara mental, fisik dan performa untuk turun di pertandingan 8 besar,” ucapnya.

