Sabtu, April 25

Atasi Banjir Palembang, Herman Deru Gelontorkan Anggaran Bantuan Gubernur Bangun Kolam Retensi

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Palembang, AkselNews.com – Persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Palembang saat musim hujan tiba, mendapat perhatian serius dari Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

Oleh karena itu, selain menggelontorkan anggaran bantuan gubernur (bangub) untuk pembangunan jalan di beberapa ruas jalan Kota Palembang, Ia juga menggunakan bangub tersebut untuk membantu pembangunan kolam retensi di Simpang Bandara SMB II.

Untuk memastikan progres pembangunan kolam retensi itu, usai menghadiri acara Musrenbang RKPD Provinsi Sumsel Tahun 2023 di hotel Santika Premier Bandara, Rabu (13/4/2022) siang Herman Deru meninjau langsung lokasi pembangunan kolam retensi di Kelurahan di kawasan Kebun Bunga tersebut.

Baca Juga:   Golkar Ogan Ilir Fokus Program Dengan Segmen Petani

Bersama Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa, Gubernur Sumsel H. Herman Deru turun langsung ke areal kolam retensi didampingi sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel seperti Kepala Dinas PSDA Provinsi Sumsel, Ir. Herwan dan beberapa pejabat lainnya.

Dengan pembangunan ini Gubernur Herman Deru meyakini akan dapat mengatasi dampak banjir yang kerap terjadi di tiga kelurahan sekitar yakni Kelurahan Sukarami, Kelurahan Kebun Bunga dan Kelurahan Sukajaya.

Baca Juga:   Safari Ramadhan ke Dua Desa, Noor Ishmatuddin Diminta Warga  Jadi Imam Shalat

Lebih jauh dikatakan Herman Deru berdasarkan hasil fisibility study lokasi ini merupakan tempat yang paling layak dibangun kolam retensi.

Untuk mewujudkan pembangunan ini menurutnya membutuhkan dukungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi juga Pemkot dan masyarakat setempat.

Terkait genangan air di Simpang Polda, Herman Deru mengungkapkan bahwa hal itu memiliki kendala tersendiri. Menurutnya genangan air  lamban surut lantaran adanya box culvert yang terkena tiang listrik.

Baca Juga:   Sarinah Fashion Week, ASPEKSINDO dan Duta Maritim Kampanyekan Isu Maritim

Tak hanya di simpang Polda hal serupa menurutnya juga terjadi di sekitar masjid Agung  dan belum dilakukan pembenahan sehingga air lamban mengalir ke pembuangan. Hal ini menurutnya merupakan dampak dari pengerjaan pembangunan  sebelumnya. (nto)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply