Selasa, Mei 5

Begini Cara Wakil DPRD Banyuasin Support Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia Banyuasin

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Banyuasin, AkselNews.com – Wakil Ketua DPRD Banyuasin Noor Ishmatuddin, memberikan apresiasinya kepada Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia Banyuasin (FPTI Banyuasin) atas kegiatan soft skill yang digelar.

Apresiasi itu disampaikannya saat Safari Ramadhan di daerah Betung Kabupaten Banyuasin, Jumat (7/4/2023). Noor Ishmatuddin memuji pelatihan dan edukasi terkait food fotografi jelang berbuka puasa.

Semua hal yang positif memang harus dilakukan, apalagi itu dari generasi muda. Muda-mudi saat ini harus dapatt mengali dan mengembangkan potensi kemampuan dalam diri mereka.

Sambutan Wakil Ketua DPRD Banyuasin Noor Ishmatuddin.

“Karenanya kegiatan pelatihan soft skill sekaligus menunggu waktu berbuka puasa bersama seperti ini, merupakan kegiatan positif untuk pengembangan diri pemuda Banyuasin yang tergabung dalam APFI sangat saya dukung,” kata Noor Ishmatuddin.

Wakil Ketua DPRD Banyuasin Noor Ishmatuddin, yang juga Penasehat APFI tentunya sangat mensuport kegiatan APFI. Sebagai bentuk dari apresiasi dari kegiatan positif ini, ia memberikan bantuan sarana dan prasarana guna mendukung keahlian soft skill pemuda di Banyuasin.

Baca Juga:   35 Ribu Warga Muba Dapat Beras Gratis, Catat Jadwal Penyalurannya

Selain pendidikan kulikuler yang didapat di sekolah dan kuliah, para generasi muda harus membangkitkan kreativitas melalui keterampilan soft skill, seperti fotografi yang dilakukan sekarang ini.

“Saya akan mendukung kegiatan seperti ini, kreatifitas anak muda harus diwadahi dengan baik, dan keterampilan ini bisa membantu publikasi, sosialisasi dan potensi yang ada di Banyuasin, dan akan dikenalkan melalui dokumentasi foto. Kemudian bisa disebarkan lewat media sosial kekhalayak luar,” kata Penasehat APFI Banyuasin.

Foto bersama FPTI Banyuasin.

Tak berhenti disini, Noor Ishmatuddin bahkan akan melakukan program sertifikasi gratis untuk pelaku profesi fotografi di Banyuasin. Satu orang akan mewakili satu kecamatan untuk melaksanakan pendidikan dan tes sertifikasi.

Sertifikasi ini penting jika seseorang menjadi pelaku profesi fotografi, sebagai bukti bahwa sudah memiliki dasar yang baik secara standar edukasi yang ditetapkan lembaga sertifikasi yang diakui di Indonesia.

Baca Juga:   Lewat KADIN, Bupati Dodi Reza, Sediakan 400 Dosis Vaksin Gratis Buat Pelaku UMKM di Sumsel

Sementara itu, pembicara kegiatan, Ade Yolfi mengatakan, jika pelatihan Food Fotografi memang difokuskan kali ini, mengingat beberapa daerah di Banyuasin merupakan penghasil olahan kuliner, seperti wilayah Sungsang yang terkenal dengan olahan pempek udang dan lainnya.

Sehingga, mereka bisa mendokumentasikan makanan tersebut dalam sebuah foto esai dan tidak menutup kemungkinan, menjadi salah satu sarana publikasi melalui digital media, ataupun dalam bentuk buku.

“Nantinya mereka bisa membantu UMKM yang ada untuk mendokumentasika hasil olahan atau jualannya, sehingga publikasi UMKM di Banyuasin bisa dihat oleh masyarakat luar, tidak menutup kemungkinan, bisa menjadi sarana pulikasi geratis bagi Kabupaten Banyuasin,” kata Ketua Umum APFI Pengda Sumsel ini.

Bahkan ditambahkan oleh Ahmad Harry Tubagus, selaku Ketua Harian APFI Pengda Sumsel. Jika pelatihan seperti ini di kota lain sudah sangat sering dilakukan, dan sudah menjadi kegiatan rutin, bahkan sudah menjadi profesi yang ditekuni beberapa orang.

Baca Juga:   Seorang Nelayan yang Hendak Memancing Diduga Tenggelam di Sungai Sembilang Banyuasin

Namun tujuan kami bersama Noor Ishmatuddin, ingin memberikan edukasi dan pengembangan soft skill tambahan kepada rekan-rekan penggiat fotografi untuk bisa kedepan menggunakan kemampuannya membantu UMKM dalam hal publikasi dari produk yang ada di Banyuasin.

“Kami juga meminta peranan pemerintah untuk memperhatikan kemampuan soft skill yang memiliki potensi dalam hal mendukung publikasi daerah, sehingga potensi yang ada dalam hal positif apapun bisa di kenal masyarakat luar Banyuasin,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini juga hadi beberapa pendidik dari Universitas Sriwijaya Palembang, Profesional Fotografi dan para pelaku profesi tersebut. Dan meminta Noor Ishmatuddin selaku Penasihat APFI Banyiasin, untuk mensuport dan menjadi jembatan penghubung antara pelaku profesi fotografi dengan pemerintah daerah, sehingga terjalin kerjasama yang baik. (Arie id)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply