Solo, Akselnews.com – Penggawa Sriwijaya FC akan menghadapi Rans Cilegon FC di laga perdana Turnamen Piala Walikota Solo, 30 Juni nanti. Rans Cilegon FC yang dinakhodai Bambang Nurdiansyah, seperti diketahui menjadi salah satu raksasa Liga 2.
Saat ini, setidaknya ada empat mantan pemain Sriwijaya FC yang berseragam Rans Cilegon FC versi Akselnews.com, yang bisa jadi ancaman bagi Sriwijaya FC. Siapa saja?, berikut rangkuman Akselnews.com ;
Pertama, striker Patrich Wanggai.
Tak hanya Gonzales saja, di lini depan Rans Cilegon FC punya satu mesin gol yang justru lebih berbahaya. Lincah, kokoh, dan punya naluri mencetak gol, yakni Patrich Wanggai. Yah, pemain asal Papua yang bersinar kala membela Timnas U-23 berpasangan dengan Titus Bonai ini, adalah mantan pemain Sriwijaya FC musim 2015 dan 2018. Patrich Wanggai, pastinya akan menjadi ancaman serius bagi Laskar Wong Kito.
Kedua, Senterbek Hamka Hamzah.
Mantan pemain Timnas Indonesia ini, merangkap sebagai Manajer Tim dan juga senterbek di skuad Rans Cilegon FC. Hamka Hamzah bergabung bersama Sriwijaya FC di musim 2018.
Di bawah asuhan Rahmad Darmawan, Hamka Hamzah menjadi tembok kokoh bagi Laskar Wong Kito kala itu. Bahkan RD kerapkan kali memberikan kejutan dengan meletakkan Hamka Hamzah di depan saat striker kesulitan mencetak gol, atau memasuki menit akhir pertandingan. Hasilnya pun sangat jitu, karena Hamka beberapa kali berhasil mengoyak jala lawan.
Ketiga, Gelandang bertahan Asri Akbar.
Gelandang berusia 37 tahun ini punya ikatan emosional yang terbilang kuat dengan Sriwijaya FC. Gelandang yang punya tendangan keras ini, membela Sriwijaya FC selama hampir empat musim, dari 2013-2016. Di lini tengah, Asri Akbar dikenal sebagai gelandang petarung, keras dan berpengalaman. Tak heran jika ia disebut menjadi lawan yang tidak mudah untuk ditaklukkan Nur Iskandar.
Keempat, Gelandang Hendra Ridwan.
Sebelum bergabung Rans Cilegon FC, Hendra Ridwan terakhir memperkuat Sriwijaya FC di musim 2019. Gelandang kelahiran 1 Desember 1985 ini juga dikenal sebagai gelandang berpengalaman, beberapa klub besar pernah ia bela, sebut saja seperti Arema FC, Persib Bandung, PSM Makassar, Persipura, Borneo FC, Mitra Kukar, dan beberapa tim lainnya.
Kelima, striker Syamsir Alam.
Meski dalam beberapa laga uji coba, Syamsir memulai dari bangku cadangan, tapi melawan Sriwijaya FC, motivasi yang tinggi melawan sang mantan pastinya tetap harus menjadikan Syamsir sebagai pemain yang diperhitungkan.
Terakhir atau keenam, kipper Sandi Firmansyah.
Sandi pernah menjadi kipper utama Sriwijaya FC di musim 2017/2018. Sandi kala itu bergantian berada di bawah mistar gawang dengan Hendra Mole yang sekarang kembali memperkuat Laskar Wong Kito. Sandi memang dikenal sebagai kipper berpengalaman, punya reflek yang bagus dan pandai dalam membaca arah serangan atau sepakan lawan.
Itulah keenam mantan pemain Sriwijaya FC yang tentunya bisa menjadi batu ganjalan bagi Laskar Wong Kito versi Akselnews.com, di laga perdana Turnamen Piala Walikota Solo. (end)

