Palembang, Akselnews.com – Bantuan jaringan gas (jargas) untuk kabupaten/kota di Sumsel yang bersumber dari APBN ditemukan 28.334 Sambungan Rumah (SR) terbengkalai. Akibatnya, negara mengalami kerugian mencapai Rp350 Miliar.
Hal ini terungkap saat rapat kordinasi bersama perwakilan pemerintah kabupaten kota di Hotel Novotel, Senin (31/5/2021). Dikatakan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) M. Fanshurullah Asa, dari delapan kabupaten kota di Sumsel yang sudah mendapatkan jargas, dari 127.078 SR dengan rincian 98.738 SR terutilisasi dan 28.334 SR tidak terutilisasi atau terbengkalai.
“Kita sangat menyayangkan, karena inikan dipasang menggunakan dana APBN,” ucapnya.
Ia meminta semua kepala daerah untuk dapat memanfaatkan jargas yang sudah dipasang dengan APBN ini bisa maksimal.
Di antara 28.334 SR di Sumsel yang terbengkalai, di antaranya Kabupaten PALI 1.878 SR, Musi Rawas 3.729 SR, Muaraenim 6.231 SR, Musi Banyuasin 6.354 SR, Kota Palembang 580 SR, Ogan Ilir 1.329 SR, Ogan Kemering Ulu 5325 SR, Kota Prabumulih 2.918 SR.
“Masalahnya karena belum ada koordinasi dengan hulu gas yang mau jual gas belum selesai, pemasangan oleh kontraktor yang belum selesai, dan pipa distribusi belum ada,” katanya. (udi)
