Palembang, AkselNews.com – Kabar gembira bagi warga Palembang, karena kini 29 angkutan umum Feeder LRT Emas, Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum sudah resmi dioperasikan sejak hari ini.
Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi langsung yang melakukan launching Feeder LRT Emas, dengan disaksikan oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, dan Walikota Palembang, H. Harnojoyo di Griya Agung Palembang, Sabtu (11/06/2022).
Diketahui, angkutan umum ini akan dioperasikan pada dua rute, yakni Asrama Haji–Sematang Borang via Jalan Noerdin Panji dan Perumnas Talang Kelapa Asrama Haji Talang Buruk via Kolonel H Burlian.
Dalam hal ini, Walikota Palembang, H. Harnojoyo menyambut baik akan kehadiran 29 unit angkutan umum Feeder LRT Emas yang diberikan langsung oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan launching Feeder LRT Emas, bareng Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, dan Walikota Palembang, H. Harnojoyo di Griya Agung Palembang, Sabtu (11/06/2022). Yudiansyah/AkselNews.com
“Masyarakat Kota Palembang hari ini sangat bahagia sekali, terkhusus untuk masyarakat kami yang ada di Perumnas Talang Kelapa, Sematang Borang, Sako,” kata Harnojoyo.
Walikota Palembang dua periode itu menjelaskan, dengan kehadiran oplet baru ini, warga Kota Palembang saat ini tidak lagi memiliki alasan terkait sulitkan kendaraan menuju LRT.
“Apalagi ini gratis hingga Desember. Jadi kami mengajak kepada warga, mari kita untuk memanfaatkan oplet ini,” jelasnya.
Masih dikatakan Harnojoyo, berbagai manfaat akan didapatkan atas kehadiran angkutan Feeder LRT tersebut. Selain dapat membantu masyarakat, kehadiran Feeder LRT tersebut juga dinilai mampu mengurai kemacetan di Kota Palembang, mengurangi polusi udara dan banyak lainnya.
“Sekarang memang baru dua rute, mudah-mudahan target kita 17 rute semuanya dapat dilayani oleh angkot Kota Palembang ini. Kedepan kita akan bertahap untuk rute rute lainnya, bersama bapak Gubernur dan juga bapak Menteri Perhubungan,” ucapnya.
“Begitu juga dengan bus, kebutuhan kita 400 dan saat ini baru 45 unit. Tinggal tambah Nol jadi bisa 450,” pungkasnya. (yud)

