Palembang, Akselnews.com – Telah hampir 1,5 tahun kompetisi terkatung-katung membuat pemain mulai menjerit. Berbagai upaya dilakukan salah satunya berdemontrasi atau berunjuk rasa untuk menyampaikan pendapat di sosial media.
Jika pekan lalu, pemain ramai-ramai memposting diakun instagram pribadinya, #KamiSiapMain. Seperti yang di posting striker Persis Solo Alberto Goncalves. Ia pun menyertai atau menulis ‘Kami sehat, kami sudah di vaksin Covid-19, kami taat protokes, kami siap main,” tulis Beto.
Aksi, seruan dan tulisan yang sama juga di posting pemain dari Liga 1 dan 2 lainnya, sebut saja seperti eks kapten Sriwijaya FC yang kini memperkuat Muba Babel United Yu Hyun Koo, kipper Persija Jakarta Anditany, bek Madura United Fachrudin Aryanto, dan pemain lainnya.
Beda lagi dengan pekan ini, pemain kembali beramai-ramai memposting surat terbuka dari Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) kepada Presiden RI Joko Widodo.

Dalam surat yang ditandatangani Presiden APPI Firman Utina, Wakil Presiden APPI Andritany, Arema FC Johan Alfarizi, Bali United Wawan Hendrawan, Bhayangkara Awan Setho, Borneo FC Javlon Gusoynov, Madura United Bayu Gatra dan Persebaya Syaifudin, tentunya mewakili curahan hati dari pemain Liga 1 dan 2.
Pemain telah lebih 1,5 tahun tidak turun di kompetisi. Kondisi paling memprihatinkan dialami pemain Liga 2, mulai dari pemangkasan gaji, pemutusan kontrak sepihak, dan tidak sedikit pemain yang sama sekali tidak ada klub dan tidak ada pemasukkan sama sekali karena kompetisi tidak ada.
APPI sangat berharap kompetisi bisa bergulir kembali. APPI dan pemain siap menjalankan protokes dan jika masih ada yang diperlukan siap untuk melakukan dan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19.
Surat ini, terus diposting hampir seluruh pemain. Pemain dari Liga 1 dan 2 ini seakan-akan berdemontrasi untuk menyampaikan aspirasinya lewat sosial media. (end)

