Sumsel Makin Pede Entaskan Buta Aksara Al-Quran

Pinterest LinkedIn Tumblr +

Ogan Ilir, AkselNews.com – Gubernur Sumsel H Herman Deru, dikenal sebagai Bapak Rumah Tahfidz, lewat programnya Satu Desa Satu Rumah Tahfidz.

Di sisi lain, Pondok Pesantren Raudhatul Ulum (RU) baru saja mewisuda santri/wati Akhir TP 2021-2022 dan para Hafiz dan Hafizah 30 Juz sebanyak 107 orang, di Gedung Serbaguna Ponpes Raudhatul Ulum Sakatiga Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (28/5/2022).

Bak gayung bersambut, tentunya kedua hal ini bisa saling bersinergi untuk dapat mengentaskan buta aksara Al-Qur’an di Sumatera Selatan.

“Saya bangga sekali mendengar Ponpes ini mewisuda 107 Hafiz dan Hafizah 30 Juz itu luar biasa,” kata Gubernur Sumsel H Herman Deru, saat menghadiri Haflah Milad Ponpes Raudhatul Ulum (PPRU) ke 72 dan Wisuda Santri/wati Kelas Akhir TP 2021-2022, Sabtu (28/5/2022).

Menurut Herman Deru, kabar gembira yang diberikan Ponpes dengan wisuda 107 hafalan 30 Juz ini, merupakan dukungan dari program unggulannya, yaitu Satu Desa Satu Rumah Tahfidz demi mengentaskan buta aksara Al-Quran di Sumsel.

Bapak Rumah Tahfidz itu berharap, para wisuda sebanyak 107 ini nantinya dapat membagi ilmunya dengan menyebar di seluruh penjuru Sumsel.

Meski Ponpes Raudhatul Ulum sudah sangat senior dengan berusia 72 tahun, namun Herman Deru menilai, dengan tumbuh kembangnya Ponpes ini kepercayaan masyarakat masih terjaga karena orang tua menitipkan anak-anaknya di Ponpes ini.

Diakhir sambutannya, Herman Deru juga mengapresiasi atas terselenggaranya wisuda ini. Karena adaya wisuda ini juga dapat menggerakan ekonomi kerakyatan.

Sementara itu,Wakil Mudir Ponpes Raudhatul Ulum H.M Akram Afifi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Herman Deru yang bersedia hadir pada wisuda Ponpes Raudhatul Ulum.

“Hari ini Ponpes Raudhatul Ulum mewisuda Akhir TP 2021-2022 dan para Hafiz dan Hafizah 30 Juz sebanyak 107 orang,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini Gubernur Herman Deru membagikan hadiah bagi santri/santriwati yang berprestasi di tingkat madrasah aliya dan 30 Juz terbaik. Bahkan Herman Deru juga memberikan dua hadiah umroh bagi santri/wati yang bisa menjawab kuis.

Turut hadir, Bupati Kabupaten Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo, Kapten Inf Jauhari, Anggota DPR OI, Ustadz Khusnul Anam, Mudir Ponpes Raudhatul Ulum Sakatika, K.H Tol’at Wafa Ahmad, dan para Kepala OPD Sumsel dan Kabupaten OI. (nes)

Share.

About Author

Redaksi Situs Berita AkselNews.com.

Leave A Reply